Eks Direktur WHO Sebut Setiap Negara Punya Hak soal Pandemi Terkendali

CNN Indonesia
Kamis, 06 Okt 2022 09:49 WIB
Merupakan hak negara masing-masing untuk menyatakannya bila situasi di negara, termasuk di Indonesia untuk meyakini bahwa covid telah terkendali. Ilustrasi pandemi covid. (iStock/triocean)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Direktur Penyakit Menular Badan Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Tjandra Yoga Aditama menyebut setiap negara di dunia memiliki hak dan wewenang untuk menyatakan kondisi pandemi virus corona (Covid-19) telah terkendali dan teratasi di wilayah masing-masing.

Pernyataan itu menurutnya dapat disampaikan kendati Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum resmi mencabut status pandemi menjadi endemi Covid-19.

"Walaupun pernyatan pandemi berakhir akan dikeluarkan oleh WHO, tetapi masing-masing negara dapat saja menyatakan bahwa di negaranya situasi Covid-19 sudah teratasi baik," kata Tjandra kepada CNNIndonesia.com, Rabu (5/10).

"Ini adalah hak negara masing-masing untuk menyatakannya bila situasi di negara, termasuk kita di Indonesia apabila memang diyakini sudah terkendali," imbuhnya.

Tjandra kemudian menyinggung pernyataan Dirjen WHO pada 14 September lalu yang mengatakan bahwa akhir pandemi sudah di depan mata. Menurutnya, hal itu disampaikan lantaran situasi Covid-19 di hampir semua negara di dunia relatif sudah terkendali baik kasus maupun kematiannya, dan tingginya cakupan vaksinasi Covid-19.

Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI itu juga mengingatkan sejauh ini belum ada kriteria pasti untuk menyatakan pandemi berakhir. Namun baik pemerintah dan warga dapat melihat setidaknya dari lima indikator penanganan dan pengendalian Covid-19.

Pertama, jumlah kasus rendah. Kedua, kematian rendah. Ketiga, rendahnya kasus dan kematian ini angkanya stabil dan tidak berfluktuasi. Keempat, capaian vaksinasi dan kekebalan masyarakat sudah cukup tercapai, dan kelima, aspek pelayanan kesehatan yang dapat mentoleransi kasus yang ada.

"Kalau negara menyatakan situasi Covid-19 nya sudah terkendali maka tentu saja protokol kesehatan dapat dilonggarkan. Hanya saja, akan baik kalau kebiasaan hidup sehat yang sudah biasa kita jalani akan tetap kita jaga, walaupun pandemi Covid-19 sudah selesai nantinya," ujar Tjandra.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menyebut penyebaran kasus virus corona di Indonesia sudah mengalami tren penurunan dan mereda. Dengan demikian, pemerintah menurutnya bakal mempertimbangkan untuk mengumumkan akhir pandemi Covid-19 di Indonesia.

Jokowi lantas menyinggung situasi ekonomi di seluruh dunia saat ini pada posisi tak baik-baik saja. Bahkan, negara maju pun dalam kondisi sangat sulit. Ia mengatakan proses pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 belum sepenuhnya normal. Apalagi, kondisi itu diperparah dengan perang antara melanda Rusia dan Ukraina.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengaku mendapat perintah dari Presiden Jokowi untuk berkonsultasi dengan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengenai status dan keberlanjutan pandemi virus corona di Indonesia.

(khr/ain)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER