Hari Terakhir di Balai Kota, Anies Temui Massa Demonstran

CNN Indonesia
Jumat, 14 Okt 2022 17:46 WIB
Massa dari Koalisi Perjuangan Warga Jakarta menggelar aksi di Balai Kota. Anies Baswedan menemui mereka. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menemui massa aksi dari Koalisi Perjuangan Warga Jakarta (KOPAJA). (Foto: cnnindonesia/AdhiWicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menemui massa aksi dari Koalisi Perjuangan Warga Jakarta (KOPAJA) yang menggelar demonstrasi di depan Balai Kota, Jumat (14/10).

Demonstrasi itu digelar tepat di hari terakhir Anies bertugas di Balai Kota. Mereka menilai masih banyak janji politik Anies yang tak terlaksana selama lima tahun menjabat.

Pantauan CNNIndonesia.com, aksi berlangsung sejak pukul 14.00 WIB. Namun, Anies baru mendatangi para demonstran sekitar pukul 16.00 WIB.

Di lokasi, Anies terlihat mendengar sejumlah keluhan warga, salah satunya mereka meminta agar Anies mencabut Peraturan Gubernur Nomor 207 tahun 2016 tentang tentang Penerbitan Pemakaian/Penguasaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak.

Mereka juga menyoroti masalah banjir yang masih terjadi di Jakarta. Bahkan, masih ada korban jiwa akibat bencana banjir tersebut.

Merespons itu, Anies menyampaikan terima kasih kepada KOPAJA yang selama ini telah memikirkan dan memperjuangkan warga Jakarta. Menurutnya ini sebuah tanggung jawab moral yang tidak kecil.

Sementara itu, soal tuntutan pencabutan pergub penggusuran era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Anies mengatakan saat ini sedang berproses.

"Terkait Pergub 207, ini seperti kita ketahui saat ini dalam proses difasilitasi di Kemendagri. Ada tata kelola, betul ketentuan ada di tangan gubernur, tadi dibahas, secara substansi tidak ada masalah. Insya Allah Ok (dicabut)," ujar dia.

Anies mengatakan pencabutan itu harus melalui prosedur. Kemendagri, kata dia, juga akan menyampaikan hal ini ke Penjabat Gubernur DKI yang nanti akan dilantik, Heru Budi Hartono.

"Tinggal perlu ketetapan. Etikanya nih beliau sampaikan kepada Pj Gubernur bahwa ini akan ditetapkan. Karena ini ada Pj Gubernur, gubernur yang ada sedang akan bersiap berganti, ini saya sampaikan terbuka, kami ingin pergub ini dicabut, dihilangkan," tuturnya.

(dmi/tsa)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER