Tim Gabungan TNI AL-SAR Evakuasi 13 Warga Tertimbun Longsor di Cianjur

fea | CNN Indonesia
Sabtu, 26 Nov 2022 21:35 WIB
Sebanyak 13 warga tertimbun tanah longsor di Cianjur dilaporkan sudah dievakuasi tim gabungan TNI AL dan SAR. Sebanyak 13 warga tertimbun tanah longsor di Cianjur dilaporkan sudah dievakuasi tim gabungan TNI AL dan SAR. (CNN Indonesia/Taufiq Hidayatullah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim gabungan TNI AL dan SAR hingga Sabtu (26/11) telah mengevakuasi 13 warga tertimbun tanah longsor di Cianjur, Jawa Barat yang mengalami gempa Magnitudi 5,6 pada awal pekan ini.

Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI Marinir mengatakan pencarian terus dilakukan dan tetap memperhatikan faktor keamanan. Tim dikatakan berhati-hati mengingat kondisi korban sudah tertimbun tanah longsor selama tiga hari.

"Kami bersama perangkat desa,Basarnas dan unsur yang lain akan terus membantu pencarian, dan evakuasi sampai ketemu serta tetap semangat," katanya melalui keterangan tertulis,disitat d

ari Antara.

Diestimasikan ada sekitar 30 warga Desa Cijedil, Cianjur yang tertimbun tanah longsor serta reruntuhan bangunan akibat gempa.

Salah seorang warga Desa Cijedil, Solikhin berharap tim gabungan dapat menemukan anggota keluarganya yang turut menjadi korban tanah longsor.

"Saya sangat berharap anggota keluarga saya yang tertimbun longsor jenazahnya dapat diketemukan," ujar Solikhin, salah satu dari 40 kepala keluarga yang rumahnya di area tebing.

Empat anggota keluarga Solikhin dilaporkan hilang, salah satu jenazahnya telah ditemukan.

Bencana gempa di Cianjur ini telah menewaskan 318 orang. Korban luka tercatat 7.729 orang, 595 orang di antaranya mengalami luka berat.

Sebanyak 146 desa di 16 kecamatan terdampak gempa, ribuan rumah warga hancur dan 73 ribu orang mengungsi.

BMKG menjelaskan hingga Sabtu sore ada 263 gempa susulan di Cianjur dengan kekuatan bervariasi mulai dari Magnitudo 1,2 hingga Magnitudo 4,2.

(fea/fea)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER