Fakta-fakta Terbaru Serial Killer Wowon Cs: Sosok Aki Banyu Terungkap

CNN Indonesia
Rabu, 25 Jan 2023 06:20 WIB
Solihin dan Dede selama melancarkan aksinya tidak pernah mengetahui identitas asli Aki Banyu yang memberikan perintah untuk membunuh para korban. Ilustrasi. Fakta terbaru pembunuhan berantai dan penipuan Wowon Cs. (Istockphoto/aradaphotography)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menemukan fakta-fakta lain dari pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon Erawan alias Aki Cs.

Wowon diketahui tega membunuh keluarganya untuk menutupi tindak kriminal penipuan dan pembunuhan TKW.

Berikut CNNIndonesia.com merangkum fakta terbaru yang didapat kepolisian dalam pemeriksaan Wowon Cs.

9 korban pembunuhan, 11 korban penipuan

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi membagi dua kelompok korban dalam kasus pembunuhan berencana dan berantai yang dilakukan Wowon Cs.

"Pertama dari family tree khususnya dari tersangka Wowon ini enam orang meninggal dunia kemudian satu orang selamat," ujar Hengki di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/1).

Kedua, Hengki juga membagi dua kelompok korban dari pihak TKW yang diklasterisasi menjadi korban meninggal dunia dan korban penipuan.

"Terdapat dua orang korban meninggal dunia yang merupakan TKW. Dari hasil pemeriksaan, sementara ada 11 orang TKW yang menjadi korban penipuan," kata dia.

Menurut Hengki, para korban yang tertipu mengirimkan sejumlah uang kepada tersangka Dede yang digunakan bersama Wowon dan Solihin.

"Pengirimannya melalui rekening dan Western Union. Kami akan inventarisir dan identifikasi berapa korban penipuan TKW yang ada di luar negeri," tuturnya.

Saat ini polisi sudah mendeteksi tiga orang korban dan berhasil dihubungi. Sedangkan satu orang lainnya masih berada di luar negeri.

"Beberapa orang yang sudah kembali ke Indonesia sedang dalam perjalanan ke Polda Metro Jaya untuk kami mintai keterangan," ucapnya.

Hengki juga mencoba menghubungi keluarga para korban yang berada di Indonesia untuk mencari keberadaan korban penipuan lainnya.

Meski sudah mendapatkan tiga orang tersangka, menurut Hengki, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus tersebut.

"Berdasarkan pengalaman, pengungkapan kasus keracunan ini awalnya kami hanya ketahui dua tersangka. Akan tetapi, setelah kami lakukan penyidikan secara mendalam ditemukan satu tersangka lagi atas nama Dede yang sebelumnya kami duga sebagai korban, jelasnya.

Iming-iming kesuksesan pada para korban

Salah satu modus Wowon alias Aki Banyu menipu korban yakni iming-iming melipat gandakan uang.

Saat korban terperdaya, korban mengirimkan sejumlah uang kepada Wowon Cs. Namun saat korban menagih uangnya yang tak kunjung berlipat ganda, Wowon langsung merencanakan pembunuhan.

Wowon Cs pun kembali mengiming-imingi korban untuk menyeberangi lautan agar mendapatkan kesuksesan.

"Salah satu saksi ada yang menyampaikan. Pada saat itu dia disuruh (berada) di pinggir kapal. Dia curiga akan didorong ke laut dan ternyata saat kita konfirmasi ke tersangka memang benar," ujar Hengki.

Salah satu korban meninggal di laut, yakni seorang TKW asal kabupaten Garut bernama Siti Fatimah yang didorong oleh mertua Wowon bernama Noneng.

Menurut Hengki, bukan hanya Siti yang menjadi korban meninggal di Laut Bali atas hasutan kesuksesan yang dijanjikan Wowon, melainkan Noneng juga.

"Termasuk yang kami dalami saat ini ternyata yang ada di Bali itu terjun ke laut bukan hanya Siti, namun juga Noneng. Ini hasil konfirmasi kami dengan Polres Karang Asam," ucapnya.

Meski sudah menerima dua laporan yang masuk, polisi masih menelusuri kasus yang makin berkembang itu.

"Karena kami harus padukan kesesuaian dengan alat bukti terkait keterangan tersangka. Namun, hp atas nama Aki Banyu itu dipegang oleh Wowon," ujar Hengki.

Berlanjut ke halaman berikutnya...

Wowon di Balik Sosok Sakral Aki Banyu

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER