Menelusuri Stok Obat Sifilis di Apotek Jakarta, Banyak yang Kosong

CNN Indonesia
Sabtu, 13 Mei 2023 12:00 WIB
Menelusuri Stok Obat Sifilis di Apotek Jakarta, Banyak yang Kosong
Ilustrasi. Stok obat sifilis ditemukan kosong di sejumlah apotek di Jakarta. (Istockphoto/ Andresr)

Stok kosong juga terjadi pada doksisiklin. Desi mengatakan, pada beberapa minggu terakhir, stok doksisiklin di distributor pun sudah kosong. Sementara permintaan masyarakat maupun penggunaan dokter untuk doksisiklin juga banyak.

Doksisiklin, kata Desi, biasa dijual dengan harga Rp11 ribu per lembar.

Lebih lanjut, Desi mengingatkan bahwa benzatin penisilin, eritromisin, dan doksisiklin mesti dibeli dengan resep dokter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekosongan juga terjadi di sebuah apotek di Jakarta Pusat. Apotek tersebut menyebut tidak memiliki stok obat benzatin penisilin dan eritromisin.

"Enggak ada [stok benzatin penisilin]. Stoknya lagi enggak ada sekarang [eritromisin]," kata salah satu petugas, Jumat (12/5) malam.

Kata dia, eritromisin dosis 250mg dijual dengan harga Rp1.100 per tablet. Sedangkan dosis 500mg dijual Rp21.500 per lembarnya.

"Ada [stok doksisiklin]. [Harga jual] satu stripnya Rp11 ribu," jelas dia.

Kemenkes sebelumnya menyatakan telah terjadi peningkatan kasus penyakit sifilis hingga 70 persen dalam kurun waktu lima tahun ini. Pada 2018 lalu, kasus sifilis yang terdeteksi berjumlah 12.484 orang. Angkanya melonjak pada tahun 2022 menjadi 20.783 kasus.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Imran Pambudi mengatakan, kenaikan kasus sifilis disebabkan oleh peningkatan jumlah orang yang di-screening sifilis.

Menurut data, Papua, Jawa Barat, dan DKI Jakarta menjadi tiga daerah dengan penemuan kasus sifilis terbanyak. Disusul oleh Papua Barat, Bali, Banten, Jawa Timur, dan Sumatra Utara.

Kelompok usia pasien sifilis didominasi 25-49 tahun dengan persentase 63 persen. Kemudian, kelompok usia 20-24 tahun dengan 23 persen dan usia 15-19 tahun dengan 6 persen. Ada pula 5 persen pasien sifilis yang berusia di atas 50 tahun.

Selain itu, sifilis juga ditemukan pada anak-anak, yakni 3 persen pada usia di bawah 4 tahun dan 0,24 persen di usia 5-15 tahun.

Berdasarkan data, pasien sifilis yang berjenis kelamin laki-laki tercatat 54 persen. Sedangkan pasien perempuan sebanyak 46 persen.

(pop/asr)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Lonjakan kasus sifilis atau yang lumrah dikenal sebagai raja singa santer jadi perbincangan. Ketersediaan stok obat pun turut dipertanyakan.

Kementerian Kesehatan RI sendiri sempat menyebut stok obat sifilis aman di tengah kenaikan kasus yang terjadi.

"Aman [stok obat sifilis di tengah peningkatan kasus]. Tidak [krisis obat sifilis]," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (11/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada tiga obat yang digunakan untuk pengobatan sifilis, yakni benzatin penisilin, eritromisin, dan doksisiklin. Menurut Nadia, ketiga obat tersebut mudah diperoleh masyarakat.

Lantas, bagaimana stok obat sifilis di lapangan? CNNIndonesia.com melakukan penelusuran ketersediaan obat sifilis di sejumlah apotek di Jakarta.

Apotek Rini yang berlokasi di Jakarta Timur menyebutkan masih memiliki stok obat benzatin penisilin, namun tidak banyak.

"Stoknya [benzatin penisilin] enggak banyak sih, tapi ada. Ada 25 [obat]. Kalau kosong nanti kita order (pesan) lagi," ujar petugas Apotek Rini, Heri, Jumat (12/5) malam.

Benzatin penisilin dengan dosis 1,2 IU dijual dengan harga Rp83.500.

Selain itu, untuk jenis obat eritromisin tersedia dengan merek dagang erisanbe. Adapun stok yang tersedia sebanyak 150 tablet atau 15 strip yang dijual dengan harga Rp43 ribu per lembar.

"Doksisiklin Rp10.100 satu stripnya. Stoknya aman, banyak kalau ini," kata Heri.

Sementara itu, stok ketiga obat tersebut ditemukan kosong di Apotek & Klinik Royal Medika yang berlokasi di Jakarta Timur.

Apoteker Apotek Royal Medika Desi mengatakan, stok benzatin penisilin terakhir tersedia di bulan Februari atau Maret 2023. Namun, kosong hingga saat ini.

"Jadi pas kemarin habis di bulan Februari atau Maret, itu mau order lagi, stoknya masih pada kosong sampai saat ini," jelas Desi, Jumat (12/5) malam.

ilustrasi penyakit seksualIlustrasi. Obat sifilis ditemukan kosong di sejumlah apotek di Jakarta. (Istockphoto/ Hailshadow)

Desi mengatakan, benzatin penisilin biasanya digunakan oleh dokter yang praktek. Namun, belakangan ini permintaan dari masyarakat atas obat tersebut pun banyak.

"Kalau untuk [permintaan benzatin penisilin] dari luar sih, baru baru ini ya, karena mungkin kosong di semuanya, jadi permintaannya banyak. Kalau sebelum-sebelumnya, sih, pengeluaran [benzatin penisilin] dari dokternya saja," kata Desi.

Benzatin penisilin dosis 1,2 IU dijual dengan harga Rp130 ribu. Sedang untuk dosis 2,4 IU dijual dengan harga Rp250 ribu.

Adapun stok obat eritromisin di apotek ini kosong. Obat itu biasanya dijual seharga Rp20 ribu per lembar.

Simak penelusuran ketersediaan obat sifilis selengkapnya di halaman berikutnya..

Banyak apotek yang kehabisan obat sifilis

Ilustrasi. Stok obat sifilis ditemukan kosong di sejumlah apotek di Jakarta. (Istockphoto/ Andresr)

Stok kosong juga terjadi pada doksisiklin. Desi mengatakan, pada beberapa minggu terakhir, stok doksisiklin di distributor pun sudah kosong. Sementara permintaan masyarakat maupun penggunaan dokter untuk doksisiklin juga banyak.

Doksisiklin, kata Desi, biasa dijual dengan harga Rp11 ribu per lembar.

Lebih lanjut, Desi mengingatkan bahwa benzatin penisilin, eritromisin, dan doksisiklin mesti dibeli dengan resep dokter.

Kekosongan juga terjadi di sebuah apotek di Jakarta Pusat. Apotek tersebut menyebut tidak memiliki stok obat benzatin penisilin dan eritromisin.

"Enggak ada [stok benzatin penisilin]. Stoknya lagi enggak ada sekarang [eritromisin]," kata salah satu petugas, Jumat (12/5) malam.

Kata dia, eritromisin dosis 250mg dijual dengan harga Rp1.100 per tablet. Sedangkan dosis 500mg dijual Rp21.500 per lembarnya.

"Ada [stok doksisiklin]. [Harga jual] satu stripnya Rp11 ribu," jelas dia.

Kemenkes sebelumnya menyatakan telah terjadi peningkatan kasus penyakit sifilis hingga 70 persen dalam kurun waktu lima tahun ini. Pada 2018 lalu, kasus sifilis yang terdeteksi berjumlah 12.484 orang. Angkanya melonjak pada tahun 2022 menjadi 20.783 kasus.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Imran Pambudi mengatakan, kenaikan kasus sifilis disebabkan oleh peningkatan jumlah orang yang di-screening sifilis.

Menurut data, Papua, Jawa Barat, dan DKI Jakarta menjadi tiga daerah dengan penemuan kasus sifilis terbanyak. Disusul oleh Papua Barat, Bali, Banten, Jawa Timur, dan Sumatra Utara.

Kelompok usia pasien sifilis didominasi 25-49 tahun dengan persentase 63 persen. Kemudian, kelompok usia 20-24 tahun dengan 23 persen dan usia 15-19 tahun dengan 6 persen. Ada pula 5 persen pasien sifilis yang berusia di atas 50 tahun.

Selain itu, sifilis juga ditemukan pada anak-anak, yakni 3 persen pada usia di bawah 4 tahun dan 0,24 persen di usia 5-15 tahun.

Berdasarkan data, pasien sifilis yang berjenis kelamin laki-laki tercatat 54 persen. Sedangkan pasien perempuan sebanyak 46 persen.


HALAMAN:
1 2