Istana Ungkap Alasan Prabowo Bakal Hadiri Langsung Paripurna DPR Besok

CNN Indonesia
Selasa, 19 Mei 2026 18:40 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan kehadiran Presiden Prabowo di Paripurna DPR untuk menyatukan kekuatan menjaga perekonomian. (CNN Indonesia/Muhammad Naufal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto di Rapat Paripurna DPR adalah untuk menyatukan pandangan dan kekuatan dalam menjaga perekonomian bangsa.

Pras juga menyebut hal ini sebagai momentum perayaan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei.

20 Mei dirayakan sebagai Hari Kebangkitan Nasional tiap tahunnya. Tanggal itu bertepatan dengan berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 silam.

"Tanggal 20 [Mei] hari kebangkitan nasional, jadi Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa terutama di dalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita," kata Pras lewat pesan singkat, Selasa (19/5).

Prabowo akan menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) di paripurna DPR Rabu (20/5) besok.

Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Prabowo Subianto akan menjadi presiden pertama yang bakal menyampaikan itu.

Ia menyebut presiden-presiden sebelumnya diwakili para menteri dalam paripurna DPR.

"Saya baru cek tadi, mungkin ini baru pertama kali ya," kata Dasco kepada awak media saat meninjau ruang paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (19/5).

Dalam praktik ketatanegaraan, Dasco mengatakan sebetulnya tak ada aturan yang mengharuskan Presiden hadir langsung dalam paripurna DPR.

Ia menyebut sebetulnya presiden bisa diwakili menteri terkait. Namun, tak ada pula larangan Presiden untuk hadir langsung dan menyampaikan pidato.

Saat ditanya lebih lanjut, Dasco tak mengungkap alasan Presiden Prabowo ingin hadir langsung besok.

Merujuk agenda, rapat paripurna rencananya akan dimulai pukul 09.00 WIB. Prabowo akan berpidato selama 45 menit. Dia dijadwalkan bakal menyampaikan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal RAPBN 2027.

Selain agenda penyampaian pidato presiden, paripurna juga akan menetapkan RUU Polri sebagai usul inisiatif Komisi III DPR.

(mnf/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK