BNPB Minta Warga Langsung Laporkan Temuan Titik Api Karhutla

CNN Indonesia
Sabtu, 22 Agu 2026 12:25 WIB
BNPB) meminta masyarakat, khususnya yang berdomisili di kawasan rentan seperti Pulau Kalimantan dan Sumatera, segera melaporkan temuan titik api maupun insiden kebakaran kepada petugas atau pemerintah daerah setempat. (dok. Istimewa via Detikcom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat, khususnya yang berdomisili di kawasan rentan seperti Pulau Kalimantan dan Sumatera, segera melaporkan temuan titik api maupun insiden kebakaran kepada petugas atau pemerintah daerah setempat.

Langkah pelaporan cepat ini dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan kecepatan informasi dari warga sangat menentukan efektivitas penanganan di lapangan sebelum kobaran api meluas dan memperburuk kualitas udara.

"Respons cepat dari seluruh unsur menjadi kunci untuk mencegah api meluas dan mengurangi dampak karhutla terhadap masyarakat, lingkungan, serta aktivitas ekonomi," ujar Berton lewat pernyataan resminya di Jakarta, Sabtu (22/8).

Guna merespons potensi ancaman tersebut, pemerintah mengintensifkan pemantauan hotspot dan menyiagakan personel di enam provinsi prioritas, meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Barat.

Penanganan terpadu ini memadukan kekuatan satgas darat dan operasi udara yang menjalankan patroli, pemadaman water bombing, hingga Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

[Gambas:Video CNN]

BNPB bahkan telah menyiagakan total 39 unit armada udara untuk mendukung operasi pemadaman di enam provinsi tersebut.

Di beberapa wilayah Sumatera, alokasi armada mencakup Sumatera Selatan yang disiagakan tujuh unit water bombing, satu helikopter patroli, dan satu pesawat OMC.

Riau dibekali lima unit water bombing, satu helikopter patroli, serta satu unit OMC, sementara Jambi disokong dua unit water bombing, satu helikopter patroli, dan satu unit OMC.

Adapun untuk kawasan Kalimantan, Kalimantan Barat mendapatkan porsi armada terbanyak yakni dua helikopter patroli, satu unit OMC, dan lima water bombing.

Selanjutnya Kalimantan Tengah disiagakan empat water bombing, serta Kalimantan Selatan dibantu tiga water bombing. Kedua wilayah itu masing-masing juga didampingi satu helikopter patroli dan satu unit pesawat OMC.

Seiring pengerahan armada masif tersebut, Berton kembali mengingatkan warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terlebih di tengah kondisi cuaca kering.

Kesadaran masyarakat untuk tidak memicu percikan api dan aktif melapor dianggap sebagai langkah krusial untuk mencegah bencana karhutla semakin membesar.

Kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah provinsi di Kalimantan dan Sumatra. Kementerian Lingkungan Hidup pun menerbitkan instruksi mendesak bagi enam gubernur di Sumatra dan Kalimantan guna memperketat penanganan karhutla.

Fenomena El Nino kuat yang melanda Indonesia sejak Juli 2026 dinilai menjadi pemicu utama melonjaknya kerawanan karhutla hingga memicu penurunan kualitas udara yang signifikan di beberapa daerah itu.

Karhutla yang tak kunjung membaik ini berpotensi membuat warga mengidap ISPA, iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, merusak lingkungan, kabut asap yang mengganggu jarak pandang hingga menghambat sarana transportasi darat, laut, dan penerbangan.

(antara/chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK