Propam Periksa Kasat Narkoba Karawang-7 Anggota Bebaskan Pengedar Obat

CNN Indonesia
Rabu, 04 Nov 2026 14:39 WIB
Ilustrasi polisi. Delapan anggota Polresta Karawang, termasuk kasat, diperiksa Propam Polda Jabar setelah membebaskan pengedar obat keras. (iStockphoto/Herwin Bahar)
Bandung, CNN Indonesia --

Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu (OKT).

Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto membenarkan peristiwa pemeriksaan propam terkait dugaan  delapan anggotanya membebaskan pengedar OKT. Dari delapan yang diperiksa, satu di antaranya yakni Kasat Narkoba Polresta Karawang Kompol Afrizal Wahyudi Achmad.

"Sudah ditangani Propam Polda Jawa Barat," ucap dia saat dikonfirmasi, Rabu (4/11).

Ia menuturkan delapan orang anggota yang telah diperiksa Propam Polda Jabar telah dinonaktifkan dari jabatan dan tugas. Mereka pun telah dimutasi ke Polda Jawa Barat.

"Iya untuk saat ini semuanya sudah dinonaktifkan, sudah dimutasi ke Polda Jabar," kata dia.

Hingga saat ini, belum diketahui kronologis pembebasan pengedar OKT yang dilakukan jajaran Satresnarkoba Polresta Karawang tersebut.

Apa yang dilakukan oleh delapan anggota Polresta Karawang dengan membebaskan pengedar OKT berbanding terbalik dengan apa yang saat ini gencar dilakukan Polri.

Pasalnya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh jajarannya agar lebih masif memberantas peredaran narkotika di Indonesia.

Suyudi mengatakan pemberantasan narkoba di tanah air membutuhkan langkah yang masif dan berkelanjutan. Ia menegaskan hal itu sangatlah penting sebagai komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

"Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10).

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya kerja sama dari pelbagai pihak untuk menekan ruang gerak narkotika di seluruh wilayah.

"Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak agar peredaran narkotika dapat dicegah dan ruang gerak bandar semakin terbatas," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(csr/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK