AUSTRALIA TERBUKA
Ketika Kamera Mengganggu Roger Federer
Martinus Adinata | CNN Indonesia
Rabu, 21 Jan 2015 20:27 WIB
Melbourne, CNN Indonesia -- Sorotan kamera biasanya disambut positif oleh orang yang disorot. Namun lain halnya ketika lengan seorang Roger Federer yang disorot kamera.
Dalam pertandingan babak kedua Australia Terbuka menghadapi petenis Italia, Simone Bolelli, Rabu (21/1), petenis asal Swiss tersebut sempat mengalami cedera pada jari tengah tangan kanannya.
Dan saat kamera menyorot lengan Federer, petenis nomor satu dunia itu tampak terganggu dengan kehadiran sang juru kamera.
"Apa Anda perlu sedekat itu?" ujar Federer kesal, sebelum ia berhasil mengatasi cedera pada tangan kanannya tersebut untuk mengakhiri perlawanan Bolelli 3-6 6-3 6-2 6-2.
Ketika ditanya mengenai cederanya, Federer sendiri mengaku tidak tahu apa yang terjadi pada tangannya.
"Saya tidak tahu. Terasa seperti disengat seekor lebah. Saya tidak pernah merasakan sakit seperti ini sebelumnya, ini sangat mengganggu saya," ujar Federer selepas pertandingan.
"Saya tahu perban bukanlah solusinya, jadi saya ingin berbicara dengan pelatih. Untungnya pertandingan tidak berakhir buruk."
Setelah mengakhiri mimpi buruk akibat cedera pada tangannya, Federer juga menyempatkan diri memuji penampilan Bolelli yang sempat menyulitkannya.
"Itu merupakan sebuah pertandingan yang sulit. Saya pikir Simone bermain dengan sangat bagus di set pertama, jadi saya harus berjuang keras hingga pada set ketiga," ujar Federer menambahkan.
"Saya akhirnya mendapatkan ritme sehingga memungkinkan saya sedikit lebih menikmati pertandingan. Tetapi dia bermain dengan sangat bagus, dan saya merasa senang dapat melaju ke babak selanjutnya. (ard/vws)
Dan saat kamera menyorot lengan Federer, petenis nomor satu dunia itu tampak terganggu dengan kehadiran sang juru kamera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya mengenai cederanya, Federer sendiri mengaku tidak tahu apa yang terjadi pada tangannya.
"Saya tahu perban bukanlah solusinya, jadi saya ingin berbicara dengan pelatih. Untungnya pertandingan tidak berakhir buruk."
Setelah mengakhiri mimpi buruk akibat cedera pada tangannya, Federer juga menyempatkan diri memuji penampilan Bolelli yang sempat menyulitkannya.
"Itu merupakan sebuah pertandingan yang sulit. Saya pikir Simone bermain dengan sangat bagus di set pertama, jadi saya harus berjuang keras hingga pada set ketiga," ujar Federer menambahkan.
"Saya akhirnya mendapatkan ritme sehingga memungkinkan saya sedikit lebih menikmati pertandingan. Tetapi dia bermain dengan sangat bagus, dan saya merasa senang dapat melaju ke babak selanjutnya. (ard/vws)