Seperti dikutip dari Sky Sports, JFA memecat Aguirre dikarenakan skandal pengaturan skor yang diduga dilakukan pelatih asal Meksiko tersebut.
"Kami harus menghindari risiko bahwa hal tersebut (skandal pengaturan skor) akan berdampak pada performa Jepang di kualifikasi Piala Dunia," ujar Presiden JFA, Kuniya Daini.
"Kami telah mencapai keputusan untuk mengakhiri kontrak dengan pelatih Aguirre saat ini," sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dugaan pengaturan skor terjadi pada pertandingan di akhir musim kompetisi 2010/2011 lalu. Saat itu Zaragoza berhasil meraih kemenangan di kandang Levante, Ciutat de Valencia, 2-1 dan terhindar dari degradasi.
"Saya sangat senang bisa bekerja di Jepang. Saya mengharapkan yang terbaik untuk timnas Jepang dan suporter di sana," ucap mantan pelatih Atletico Madrid tersebut. (har/har)