Dalam konferensi pers di Kantor PSSI, Senayan, Kamis (4/3), Ketua Komite Ad-Hoc Sinergis, Soeryopratomo, mengatakan, tiga masalah utama yang sedang dihadapi PSSI saat ini adalah organisasi dan transparansi, kompetisi dan fairplay, serta Timnas dan prestasi.
"Permasalahan dianggap ujung-ujungnya kesalahan PSSI. Semua tindakan PSSI juga dianggap salah. Kita harus melakukan u-turn (putar balik) untuk membalikkan keadaan," ujar Soeryopratomo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahapan pertama survival. Dalam lima tahun ini membangun PSSI sebagai organisasi yang kredibel. Kedua periode take off mulai dari 2020 sampai 2030. Ketiga mencapai winning organization pada 2045," ujar Soeryopratomo.
"Kami ingin berbicara dengan Pak Glen Sugita mengenai (upaya) membangun klub profesional seperti Persib. Kami berharap korporasi besar nantinya akan menopang kompetisi," kata Soeryopratomo.
Soeryopratomo mengatakan, pihaknya juga berencana menemui Badan Olahraga Kompetisi Indonesia (BOPI) untuk membahas permasalahan kompetisi sepak bola dalam negeri. (kid/kid)