"Saya mengangkat topik ini di pertemuan saya dengan Presiden Iran, Hassan Rouhani, dan berpendapat situasi ini dapat segera berubah," sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Larangan dianggap bisa menggagalkan usaha Iran untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2019. Iran saat ini sedang bersaing dengan Uni Emirat Arab untuk menjadi tuan rumah.
"Anggota komite eksekutif FIFA dipilih asosiasi sepak bola nasional di kongres kontingen mereka, dan tidak pernah ada proposal yang mengajukan wanita untuk maju di FIFA," ujar Blatter seperti dilansir Reuters.
"Kami harus mengambil keputusan dan saya melakukannya pada 2011 lalu. Saya mengatakan kami harus memiliki setidaknya satu wanita di dalam komite eksekutif," sambungnya.
Blatter akan bersaing dengan Luis Figo, Michael van Praag, dan Pangeran Ali Bin Al-Husein dalam pemilihan presiden FIFA yang akan berlangsung pada 29 Mei mendatang di Zurich, Swiss. (har/har)