Namun itu masa lalu. Tidak ada hubungannya dengan pertandingan semifinal yang berlangsung di Birmingham hari ini. Dan itulah yang ditunjukkan oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir saat mereka sukses membungkam ganda Denmark tersebut dengan skor 21-17, 21-11.
Sejak awal pertandingan, niatan Tontowi/Liliyana untuk bisa memegang kendali permainan benar-benar langsung diwujudkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, parade netting tipis dari Liliyana menjadi bagian penting dari pertandingan ini. Liliyana benar-benar mengontrol penuh laju shuttlecock di depan net.
Di game pertama, pertarungan ketat hanya terjadi di awal game saat penempatan bola Nielsen masih menyulitkan Tontowi/Liliyana dan Pedersen mampu mengimbangi Liliyana di depan net.
Namun usai skor sama kuat, 8-8, Tontowi/Liliyana pun langsung menunjukkan kelas mereka. Rentetan poin beruntun yang mereka dapatkan sempat membuat Tontowi/Liliyana unggul 15-9.
Nielsen/Pedersen coba mengejar dan sempat mendekat pada angka 18-16. Namun Tontowi/Liliyana tetap tampil tenang dan menutup game pertama dengan skor 21-17.
Menang di game pertama, Tontowi/Liliyana benar-benar tak tertahankan di game kedua.
Nielsen/Pedersen seperti kehilangan akal untuk membendung ritme bagus yang tengah dipegang oleh Tontowi/Liliyana.
Harapan Nielsen/Pedersen untuk bisa membuat Liliyana mundur ke belakang tidak bisa terlaksana dengan baik. Hanya beberapa kali Liliyana berhasil dipaksa mundur ke belakang, namun itupun tak sampai merusak ritme permainan Tontowi/Liliyana.
Selebihnya, permainan justru diwarnai kombinasi serangan maut Tontowi/Liliyana terhadap Nielsen/Pedersen.
Serangan bertubi-tubi Tontowi/Liliyana gagal dibendung oleh Nielsen/Pedersen. Sebaliknya, serangan Nielsen/Pedersen selalu membentur defense solid Tontowi/Liliyana.
Setelah unggul 11-8 saat interval, Tontowi/Liliyana pun tak memberi ruang untuk bangkit bagi ganda Denmark itu di sisa pertandingan.
Tontowi/Liliyana sukses menutup game kedua dengan kemenangan telak 21-11 sekaligus menjaga asa adanya titel juara dari All England tahun ini.
Di babak final, Tontowi/Liliyana akan menghadapi Zhang Nan/Zhao Yunlei dari Tiongkok. (ptr/ptr)