Tiga set pertandingan dilalui kedua pemain dengan sengit selama 1 jam dan enam menit. Pria 26 tahun ini harus mengakui keunggulan Sasaki dengan poin 21-18, 14-21, dan 18-21. Hayom takluk di set ketiga dalam partai di babak kedua di Barclaycard Arena itu.
Set pertama Hayom sempat membuat Sasaki kewalahan dan unggul 12-6. Namun Sasaki mengejar ketinggalan dan sempat menyamakan kedudukan 18-18. Set ini dimenangkan Hayom.
Di set kedua, Sasaki seakan telah mengetahui pola permainan Hayom dan menguasai pertandingan. Kemenangan telak 21 diperoleh Sasaki, dan Hayom hanya mengantungi 14 poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hayom pada dua pekan ini tengah berada dalam tren yang bagus. Setelah menjadi runner up di Jerman Grand Prix Gold, Hayom sukses menapak ke babak 16 besar All England dengan menyisihkan Simon Santoso dan Tommy Sugiarto, yang selama ini sering disebut lebih baik darinya.
Untuk pertandingan kali ini, Hayom mengakui bahwa lawan bermain lebih baik dari dirinya.
“Poin kami sebenarnya mepet terus. Tapi hari ini dia main lebih baik dari saya. Sho penguasaan depannya bagus. Kalau saya adu bola-bola depan, dia masih lebih unggul. Saya banyak buang poin di sana,” kata Hayom, dikutip dari situs PBSI.
Kendati kalah, dia mengakui banyak peningkatan dalam permainannya di lapangan. "Saya merasa ada peningkatan dalam permainan. Ini adalah hasil latihan saya selama ini, kedepannya berarti saya harus menambah poin-poin yang kurang dari saya,” ungkap Hayom.
(den)