Tak hanya mengamankan posisi keempat, tim asuhan Louis van Gaal ini juga membuka kemungkinan lebih lebar untuk menduduki peringkat kedua. Pasalnya, mereka hanya memliki ruang beda dua poin dengan runner up klasemen, yaitu Manchester city, dan satu poin dengan posisi ketiga yang diisi Arsenal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah pertama yang harus diambil Setan Merah adalah pada pekan ke-31. Arsenal akan menjamu Liverpool, sementara United "hanya" berhadapan dengan Aston Villa. Dengan kedua tim yang hanya berselisih satu angka, maka United bisa menggunakan gameweek tersebut untuk menyingkirkan The Gunners dari posisi ketiga -- tentu dengan catatan Liverpool bisa menahan anak-anak asuh Wenger dan United meraih tiga angka atas Villa yang sedang panas setelah ditangani Tim Sherwood.
Apalagi Pardew juga pernah mencatatkan kemenangan atas City pada Oktober 2014 lalu, meski saat itu masih menjadi pelatih Newcastle United.
Laga-laga Terberat di Sisa Waktu
Pertandingan besar ketiga tim papan atas Liga Inggris itu baru akan terjadi mulai pekan ke-32. Ada derby Manchester di sana.
Kemenangan menjadi hal yang tak bisa ditawar untuk Man City dan United. Selain pertaruhan posisi kedua, napas derby juga menjadi hal penunjang sengitnya pertemuan mereka.
Pada pekan ke-33, Wayne Rooney cs kembali bertemu lawan beratnya yakni Chelsea, sang pemuncak klasemen. Ini bisa jadi sandungan besar karena kedua pesaingnya justru mendapat lawan yang terbilang tak terlalu kuat. Man City akan bertemu West Ham, sementara Arsenal akan melawan Sunderland.
Lima pekan terakhir setelah itu sangat krusial bagi ketiganya. Performa tim asuhan Manuel Pellegrini yang saat ini negatif, rentan diambil alih Arsenal, pun Man United. (vri/vri)