Derby Madrid dengan Kekuatan Terbaik

Bowie Haryanto, CNN Indonesia | Selasa, 14/04/2015 07:08 WIB
Laga derby Madrid dipastikan akan menampilkan pertandingan yang menarik lantaran Atletico Madrid dan El Real akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Laga derby Madrid dipastikan akan menampilkan pertandingan yang menarik lantaran Atletico Madrid dan El Real akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya. (Reuters/Susana Vera)
Madrid, CNN Indonesia -- Laga derby antara Atletico Madrid melawan Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di Vicente Calderon, Selasa (14/4), dipastikan akan dimainkan dengan kekuatan terbaik.

Kepastian itu didapat setelah Madrid bisa diperkuat Gareth Bale. Sebelumnya, pemain asal Wales itu sempat diragukan tampil pada leg pertama karena cedera paha.

"Saya beruntung seluruh pemain saya siap tampil. Bale dalam kondisi bagus. Seluruh pemain saya dalam kondisi terbaik. Kondisi Bale 100 persen," ucap pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, seperti dilansir Daily Mail.


Bale sempat tidak dimainkan Ancelotti saat Madrid mengalahkan Eibar 3-0 pada lanjutan La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Sabtu (11/4). Namun, mantan pemain Tottenham Hotspur itu sudah bisa mengikuti latihan El Real secara penuh.

Posisi Bale digantikan Javier Hernandez saat melawan Eibar. Kembalinya Bale membuat penyerang asal Meksiko itu dipastikan akan kembali duduk di bangku cadangan.

Ancelotti juga kemungkinan besar akan menurunkan trio Luka Modric, James Rodriguez, dan Toni Kroos. Dua nama terakhir juga tidak diturunkan Ancelotti saat menghadapi Eibar.

Kondisi itu membuat Isco, yang menjadi starter saat melawan Eibar, harus memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Mandzukic fit

Di kubu Atletico, pelatih Diego Simeone juga dipastikan bisa tampil dengan kekuatan terbaik setelah penyerang Mario Mandzukic pulih dari cedera.

Mandzukic sempat absen ketika Atletico ditahan imbang Malaga 2-2, akhir pekan lalu, karena cedera engkel. "Ya, Mandzukic akan bermain," ucap Simeone.

Simeone sepertinya harus bekerja keras untuk meningkatkan kembali ketajaman Mandzukic, yang tidak pernah mencetak gol dalam sepuluh pertandingan terakhir.

Menariknya, kali terakhir Mandzukic mencetak gol terjadi saat menghadapi Madrid di pentas La Liga, 7 Februari lalu. Ketika itu, pemain asal Kroasia itu berhasil menciptakan satu gol. (har/vri)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK