Pria 72 tahun itu sempat menyerahkan diri ke kepolisian Trinidad dan Tobago dan harus ditahan satu hari untuk dimintai keterangan meski sudah membayar uang jaminan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, hanya beberapa jam berselang setelah mengeluh kelelahan, Warner justru terlihat hadir di acara kampanye Partai Independen Liberal (ILP).
[Gambas:Twitter]
Dalam kampanye tersebut, Warner membantah telah melakukan korupsi saat masih memiliki jabatan di FIFA.
Warner sendiri saat ini merupakan salah satu dari 14 petinggi FIFA yang didakwa Pengadilan Tinggi Amerika Serikat, setelah diduga terlibat dalam skandal suap hingga 100 juta poundsterling.
Warner yang terancam diekstradisi dan menjalani proses peradilan di AS, tetap teguh pada pendiriannya bahwa ia tidak bersalah.
"Saya bersikeras bahwa saya tidak bersalah atas segala tuduhan," tulis Warner dalam pernyataannya.
"Saya telah meinggalkan politik dunia sepak bola untuk peningkatan negara (Trinidad dan Tobago), yang akan menjadi tempat --jika Tuhan berkenan-- kematian saya." (har/har)