Pengadilan Amerika Serikat memutuskan Daryan bersalah pada Oktober 2013, atas kasus penipuan, pencucian uang, dan penggelapan pajak terkait dengan penjualan tiket Piala Dunia 2006 dan 2010. Pihak AS merilis bukti terkait Daryan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengaku mendepositokan keuntungan sebesar 100 ribu dolar AS selama periode Juli-Desember 2011. Namun julah yang dilaporkan masuk dalam depositonya hanya sebesar 10 ribu dolar AS. hal itu dimaksudkan untuk menghindari pembayaran pajak yang tinggi.
Daryll yang ternyata juga mantan petinggi FIFA ini lantas bersedia membantu mengungkap kasus korupsi tersebut.
Rabu ((3/6) malam waktu setempat, Jack Warner, juga telah muali membuka adanya indikasi "permainan" di tubuh FIFA. Warner baru saja membuat sebuah tayangan singkat untuk televisi, berisi pernyataannya yang akan membuka tabir korupsi di tubuh FIFA, Rabu (3/6) malam waktu setempat.
Ia mengatakan bahwa FIFA telah membiayai pemilihan umum Trinidad pada 2010 lalu. "Saya tak mau lagi menyimpan rahasia tentang mereka yang terus merusak negara saya," kata Warner seperti dikutip dari Sports Net.
Tak lama setelah tayangan yang memunculkannya tersebut disiarkan, Warner juga muncul dihadapan ratusan orang di sebuah jalan. Mantan presiden CONCACAF ini mengaku memiliki bukti dokumen dan cek yang menunjukkan keterlibatan FIFA di bawah kepemimpinan Sepp Blatter, membiayai pemilu di Trinidad.
"Saya minta maaf karena tidak mengatakan semua yang saya ketahui ini sebelumnya." Selama berpidato, Warner terlihat beberapa kali menyeka keringat di dahinya.
Ia menegaskan takkan lagi menutup-nutupi skandal yang sudah terbuka ini. Warner melanjutkan, ia telah mengumpulkan dan mengirim bukti berupa tumpukan dokumen ke pengacaranya untuk ditelaah lebih jauh. (vri/vri)