Neymar sebenarnya sudah dipastikan absen di laga terakhir melawan Venezuela setelah mendapat kartu kuning di babak pertama. Namun, penyerang 23 tahun itu semakin terpuruk setelah mendapat kartu merah usai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak pernah menyenangkan ketika di akhir pertandingan harus membicarakan wasit. Jika Anda lihat, termasuk setelah pertandingan, Anda harus menyimpulkan semuanya masalah dengan wasit," ujar Dunga seperti dilansir Reuters.
"Ada permasalahan yang sama ketika pertandingan Corinthians dengan wasit yang sama (Osses) memimpin. Itu lebih dari sekedar kebetulan," ucap Dunga.
Untuk pertandingan melawan Venezuela, Dunga mengaku Brasil siap menjalani pertandingan tanpa Neymar.
"Kami pernah menjalani pertandingan sebelumnya tanpa Neymar. Kami hanya perlu menjalani pertandingan tanpa kehadirannya," ucap Dunga. (har/har)