Namun, sukses tahun 2004 di Wimbledon itu tak pernah bisa diulanginya lagi. Bahkan sejak 2006, Sharapova hanya mampu sekali saja melewati babak keempat, yaitu pada edisi tahun 2011 ketika dirinya menjadi runner up lantaran kalah dari Petra Kvitova di babak final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waktu yang ada dihabiskan Sharapova untuk pemulihan kondisi dan beristirahat karena ia terkena flu parah selama bermain di Prancis Terbuka.
"Saat ini saya merasa sehat dan siap untuk bekerja keras di Wimbledon."
"Yang terpenting bagi saya adalah saya bisa bermain tanpa harus batuk dan terus memegang hidung saya (pilek) ratusan kali," kata pengoleksi lima gelar grand slam ini kepada Independent.
Meski tak menjalani turnamen pemanasan, bukan berarti Sharapova santai-santai saja jelang Wimbledon kali ini.
"Begitu saya mendapat lampu hijau untuk kembali berlatih, saya secepatnya datang ke London. Saya telah berlatih selama 10 hari dan itu waktu yang sangat menyenangkan bagi saya," ujar petenis berusia 28 tahun ini.
Tantangan berat bagi Sharapova untuk bisa memenangi Wimbledon tahun ini bakal datang dari rival abadinya, Serena Williams, dan Kvitova, juara tahun lalu yang juga mengalahkannya tahun 2011.
Sebagai unggulan keempat, Sharapova sendiri bakal sejalur dengan Safarova yang mengalahkannya di Prancis Terbuka bulan lalu, dan mungkin bertemu dengannya di babak perempat final.
Bila sukses menjejakkan kaki di babak semifinal, maka Sharapova juga berpeluang untuk bertemu Serena. Namun sebelum itu semua, Sharapova harus terlebih dulu fokus menghadapi Johanna Konta yang menjadi lawannya di babak pertama.
"Babak pertama selalu menjadi pertandingan yang patut diwaspadai. Saya sudah menonton dirinya bermain untuk melihat bagaimana gaya permainannya," kata Sharapova. (ptr/ptr)