Setelah kecelakaan itu, Bianchi mengalami koma dan tak juga sadar dalam bulan-bulan berikutnya. Setelah sembilan bulan, Bianchi meninggal di sebuah rumah sakit di Nice, Prancis dalam usia 25 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan Bianchi, pendukung, dan semua orang yang telah menunjukkan kasih sayang mereka dalam beberapa bulan terakhir."
Marussia, tim yang dibela Bianchi pun langsung mengungkapkan rasa duka cita mereka lewat akun twitter resmi.
"Kami sangat terpukul karena kehilangan Bianchi setelah dirinya menunjukkan sebuah perjuangan yang gigih."
"Sungguh sebuah kehormatan bagi kami untuk memiliki dirinya sebagai pembalap."
Setelah Ayrton Senna meninggal pada tahun 1994, Bianchi adalah kasus pertama meninggalnya seorang pembalap akibat cedera lantaran perlombaan. (ptr/ptr)