"Ini adalah puncak prestasi mereka dalam empat tahun terakhir," ujar Musa kepada CNN Indonesia, Selasa (4/8). "Setelah ini ya kami akan mengembalikan mereka kepada keluarga, pemerintah, atau instansi terkait."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Olimpiade Spesial merupakan gerakan global untuk memberdayakan penyandang disabilitas intelektual melalui pelatihan dan kompetisi olahraga. Pada tahun ini terdapat 165 negara yang berpartisipasi di ajang tersebut, serta melibatkan 6.500 atlet.
Menteri Pemuda Olahraga, Imam Nahrawi, menjanjikan bonus setara atlet lainnya bagi atlet tunagrahita ketika menyambut Kontingen SOIna di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, pada Selasa (4/8). Musa berharap pemberian bonus itu tak akan menjadi musibah bagi para atlet itu sendiri.
"Jika ada bonus ya bagus, tetapi semoga tidak sampai menjadi musibah," ujar Musa melanjutkan. "Dulu ada pengalaman, banyak yang memberi selamat pada atlet hingga uang mereka habis menjamu tetangga."
"Jadi harapannya, lebih ada perhatian bagi masa depan mereka. Bonus memang menggembirakan, tapi kalo bisa jangan hanya sesaat (dampaknya)."
(vws)