"Bahkan, jika memungkinkan akan dibayarkan pekan ini juga."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, andaikan terdapat force major ataupun kasus politik yang mengakibatkan penyelenggaraan terhenti, maka OCA akan mendapatkan uang tersebut sebagai pertanggungjawaban kepada sponsor dan seluruh pihak terkait.
Juru bicara Kemenpra, Gatot Dewa Broto, menyatakan bahwa terlambatnya penyerahan dana jaminan tersebut hanya karena Kemenpora mengambil sikap berhati-hati.
"Kami ingin memastian bahwa dana yang akan ditransfer tersebut tepat sasarannya dan sesuai aturan anggaran. Kami berpikir untuk ke depannya, jika ada audit BPK," kata Gatot kepada CNN Indonesia pada Rabu (12/8).
Sementara itu, selain soal dana jaminan, Solihin mengatakan bahwa pertemuan dengan OCA dilakukan untuk memastikan perjalanan Indonesia menjadi tuan rumah tidak terhambat.
"Dengan kunjungan ini, kami juga akan melihat kekurangan yang harus kami perbaiki dan apa saja yang sudah kami lakukan sesuai dengan requirement, atau seperti apa yang kami laksanakan sesuai dengan kebutuhan Asian Games itu sendiri.
"Mudah-mudahan hasil kunjungan ini mendapat masukan dan dukungan dari OCA baik dari segi mengatur sport-nya dan yang lainnya. Bulan depan kami akan melaksanakan progress report di Ashgabat, Turkmekiztan," ucap Ketua Umum KOI, Rita Subowo. (vws)