"Saya bermain sangat baik hari ini, lebih baik dibandingkan performa saya di babak-babak sebelumnya. Karena itulah saya sangat senang sekali bisa menang di pertandingan ini," tutur Marin seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak peduli siapapun lawan saya di babak semifinal karena baik Sindhu maupun Sung Ji Hyun sama hebatnya," tutur Marin.
Terkait statusnya sebagai juara bertahan, Marin menegaskan bahwa hal itu tidaklah berpengaruh banyak pada dirinya.
"Saya memang memenangi turnamen ini tahun lalu, namun untuk tahun ini semua belum tahu siapa yang bisa jadi juara. Karena itu saya turun ke turnamen ini seperti halnya pemain lainnya (yang memburu gelar juara)," ungkap Marin.
Langkah Marin masuk ke babak semifinal boleh jadi sedikit mengejutkan karena beberapa pekan sebelum Kejuaraan Dunia berlangsung, Marin mengalami masalah pada pergelangan kaki kanannya.
"Saat ini kondisi pergelangan kaki saya sudah tidak ada masalah," ujar Marin.
Terima Kasih Kepada Suporter
Dalam pertandingan tersebut, Marin lebih banyak mendapatkan dukungan dari penonton yang memadati Istora Gelora Bung Karno. Pada poin-poin mendekati akhir game kedua, dukungan kepada Marin makin terdengar keras.
"Terima kasih kepada para suporter yang telah mendukung saya dengan luar biasa hari ini."
"Ketika dirimu dalam keadaan tertinggal, suara dukungan dari suporter pasti akan memberimu kekuatan tambahan," ucap Marin menegaskan. (ptr)