Lantas siapakah bek anyar Chelsea tersebut? Lalu apakah Mourinho turut melakukan 'pembelian panik' seperti yang dilakukan beberapa klub pada beberapa musim ke belakang?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjudian Murah Mourinho
Bahkan dalam statistik yang dikeluarkan oleh Get Football News France pada musim 2013/14, Djilobodji tercatat melakukan satu pelanggaran di tiap pertandingan. Hal itu membuatnya mendapatkan empat kartu kuning dan satu kartu merah sepanjang musim 2013/14.
Namun agresivitas Djilobodji tak lepas dari tekel-tekel yang sering dilakukan pemain bertinggi badan 193 sentimeter itu.
Djilobodji tercatat melakukan dua tekel di setiap pertandingan dan mampu memenangkan 82 persen duel udara, membuatnya sebagai salah satu pemain bertahan tangguh di Liga Perancis.
Setelah bermain bagus bersama Nantes, Djilobodji mendapatkan panggilan dari tim nasional Senegal di ajang Piala Afrika 2015 lalu. Namun Djilobodji gagal membawa Senegal lolos babak kualifikasi grup meski tampil di setiap pertandingan,
Lantas apakah Djilobodji dapat menjadi pesaing John Terry atau Gary Cahill di lini belakang Chelsea? Jika melihat dari kemampuan fisik yang dimilikinya, Djilobodji boleh jadi merasa cukup optimis mampu menembus tim inti The Blues.
Apalagi performa Terry di usia senjanya sedang berada dalam sorotan, setelah gawang Thibaut Courtois selalu kebobolan di tiap pertandingan Chelsea musim ini.
Tak hanya itu, harga 2,7 juta poundsterling yang dikeluarkan Chelsea juga membuat transfer Djilobodji layaknya perjudian kecil.
Dengan harga relatif murah, jika Djilobodji tak berkembang di Liga Primer, kekuatan finansial yang dimiliki The Blues akan membuat mereka dapat beralih pada alternatif lain pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang.
Untuk saat ini, kehadiran Djilobodji setidaknya dapat menjadi alternatif lain untuk Mourinho dalam membenahi lini pertahanan mereka yang terus menerus dieksploitasi tim lawan. (vws)