"Saido mendengarkan orang terakhir yang berbicara padanya dan juga melakukan hal-hal yang tak sesuai dengan dirinya sendiri," ujar Pulis seperti dilansir Daily Mail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pulis menyatakan bahwa ia sebenarnya paham alasan di balik keinginan pindah Berahino, yaitu bahwa sang pemain ingin menguji dirinya di level tertinggi. Namun Pulis tak senang dengan cara Berahino memperlakukan klub.
Setelah gagal bergabung dengan Tottenham di hari terakhir jendela transfer musim panas, Selasa (1/9), Berahino langsung melakukan aksi mogok dan menyatakan dirinya tak akan pernah bermain untuk Jeremy Peace lagi.
Namun menjelang pertandingan kandang melawan Southampton di Stadion The Hawthorns, Sabtu (12/9), Berahino diperkirakan akan kembali menghiasi susunan pemain yang diturunkan Pulis.
Pihak Asosiasi Pemain Profesional Inggris (PFA) pun langsung ikut campur menjembatani konflik antara Berahino dan West Brom.
"Dia akan bermain (Sabtu nanti). Kami telah menghubungi pihak klub dan pemain tersebut, kami berharap keduanya akan sampai pada kata sepakat," ujar ketua PFA, Gordon Taylor. (vws)