Di mata Gerrard, Balotelli merupakan pemain andal yang sebenarnya bisa menjadi bersinar di kelas dunia. "Tapi dia takkan pernah bisa mencapai itu karena mentalnya. Balotelli terlalu sering menginginkan perhatian tertuju padanya," kata Gerrard seperti yang ia tuliskan di dalam buku autobiografi 'Steven Gerrard: My Story'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Balotelli, lanjut pemain LA Galaxy itu, juga sering mengungkapkan hal yang tak benar di media sosial, sementara di dunia nyata Balo tidak melakukan kerja keras seperti yang seharusnya.
Laga debutnya bersama The Reds sebenarnya tidaklah terlalu buruk. Meski tak mencetak gol, Balo menunjukkan usahanya untuk menyatu dengan tim. Sayang, seiring waktu, semua justru menurun.
"Saya masih berusaha mencari sela untuk bisa membantunya. Tapi lama kelamaan, saya semakin melihat jelas alasan Jose Mourinho menyebut Balotelli sebagai pemain yang tidak bisa diatur."
Kini, Balotelli kembali ke AC Milan dengan status pinjaman. Konon, Balotelli berniat memperbaiki karier sepak bolanya di sana. Satu musim bersama Liverpool, Balotelli hanya mampu mencetak empat gol dari 27 pertandingan yang dimainkannya di semua kompetisi. (vws)