Munich Optimistis Rebut Hati Guardiola
Martinus Adinata | CNN Indonesia
Jumat, 25 Sep 2015 17:28 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menjelang berakhirnya kontrak Pep Guardiola dengan Bayern Munich pada akhir musim nanti, banyak rumor yang berkembang terkait masa depan pelatih berusia 44 tahun itu.
Namun CEO Munich, Karl-Heinz Rummenigge, yakin Guardiola akan memperpanjang kontraknya dengan Die Roten karena tawaran Munich akan sulit ditolak oleh mantan pelatih Barcelona tersebut.
"Saya optimistis tentang kontrak baru Pep," ujar Rummenigge kepada Bild. "Kami memiliki tawaran hebat, yang tak akan dapat ditolak."
Rummenigge juga merasa para pemain bagus di Munich, atmosfer stadion Allianz-Arena yang spektakuler, dan kota Munich yang nyaman ditinggali akan membuat Guardiola sulit meninggalkan klub tersebut.
"Kami akan melakukan pembicaraan serius dengan Pep dalam beberapa minggu ke depan dan kita akan lihat hasilnya," ujar Rummenigge melanjutkan. "Saya ingin memenangi Liga Champions dengan Guardiola sebagai pelatihnya."
Meski mampu membawa Munich merajai Bundesliga selama dua tahun terakhir Guardiola memang belum mampu membawa klub Bavaria itu merebut trofi Liga Champions.
Di bawah Guardiola, Munich selalu takluk di babak semifinal Liga Champions dalam dua tahun terakhir, yaitu di tangan dua klub raksasa Spanyol, Real Madrid (2013/14) dan Barcelona (2014/15).
Guardiola sendiri datang ke Munich pada musim panas 2013 untuk menggantikan Jupp Heynckes, pelatih yang sukses membawa Munich meraih treble. Eks pelatih Barcelona sempat menerima kritikan pada musim pertamanya karena dianggap terlalu mementingkan penguasaan bola, namun saat ini telah berhasil merebut hati para kritikus. (vws)
"Saya optimistis tentang kontrak baru Pep," ujar Rummenigge kepada Bild. "Kami memiliki tawaran hebat, yang tak akan dapat ditolak."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan melakukan pembicaraan serius dengan Pep dalam beberapa minggu ke depan dan kita akan lihat hasilnya," ujar Rummenigge melanjutkan. "Saya ingin memenangi Liga Champions dengan Guardiola sebagai pelatihnya."
Di bawah Guardiola, Munich selalu takluk di babak semifinal Liga Champions dalam dua tahun terakhir, yaitu di tangan dua klub raksasa Spanyol, Real Madrid (2013/14) dan Barcelona (2014/15).
Guardiola sendiri datang ke Munich pada musim panas 2013 untuk menggantikan Jupp Heynckes, pelatih yang sukses membawa Munich meraih treble. Eks pelatih Barcelona sempat menerima kritikan pada musim pertamanya karena dianggap terlalu mementingkan penguasaan bola, namun saat ini telah berhasil merebut hati para kritikus. (vws)