Dalam studi yang dilakukan oleh asosiasi pesepak bola profesional, FIFPro, sebanyak 38 persen dari 607 pemain yang mereka wawancara memiliki masalah depresi dan kesehatan mental. Depresi itu paling banyak khususnya setelah mereka baru saja mendapatkan cedera serius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian FIFPro itu melibatkan para pemain dan mantan pemain di 11 negara dari tiga benua. Hasilnya memang menunjukkan masalah mental merupakan ancaman tersendiri bagi dunia sepak bola.
Gejala itu berupa kesulitan tidur (23 persen pemain dan 28 persen mantan pemain), stres (15 persen pemain dan 18 persen mantan pemain), hingga penggunaan minuman beralkohol untuk mengatasi depresi (9 persen pemain dan 25 persen mantan pemain).
Selain itu para pemain yang mengalami cedera lebih dari tiga kali atau cedera panjang cenderung dua hingga empat kali lebih besar berisiko terseret dalam jurang depresi.
FIFPro menyatakan pemublikasian hasil penelitian itu ditujukan agar muncul kesadaran dalam dunia sepak bola untuk menangani secara dini atas risiko masalah mental pesepak bola. (kid/kid)