Tak Ada Bendera Katalonia di El Clasico

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Rabu, 18/11/2015 17:22 WIB
Tak Ada Bendera Katalonia di El Clasico Pendukung Barcelona dilarang membawa bendera Katalonia pada laga El Clasico. (REUTERS/Albert Gea)
Jakarta, CNN Indonesia -- Real Madrid tidak akan mengizinkan bendera Katalonia untuk dibawa masuk ke dalam Stadion Santiago Bernabeu ketika menjamu Barcelona dalam laga El Clasico, Sabtu (21/11) nanti.

Dikabarkan Marca, pihak klub tidak ingin stadion mereka digunakan untuk kepentingan politik. Mereka juga tidak ingin agar Madrid dikaitkan dengan protes yang sering terjadi di Stadion Camp Nou pada beberapa pertandingan ke belakang.

Para pendukung Barcelona memang sering menggunakan ajang sepak bola dan juga beberapa pertandingan olahraga lainnya sebagai alat untuk menyuarakan dukungan agar wllayah Katalonia memerdekakan diri dari Spanyol.


Dukungan untuk merdeka mereka lakukan dengan mengibarkan estelada --bendera Katalonia-- di dalam stadion.

Karena aksinya tersebut, Barcelona dua kali mendapatkan denda dari UEFA. Otoritas sepak bola Eropa dan dunia, FIFA, memang menyaratkan tidak boleh ada simbol atau slogan politik dalam pertandingan.

Ketika bertemu dengan BATE Borisov pada lanjutan Liga Champions (4/11) lalu, suporter Barca sempat menunjukkan kemarahan mereka pada UEFA karena dua kali denda tersebut. Mereka menenggelamkan lagu kebanggaan (anthem) Liga Champions dengan teriakan dan siulan.

Kala itu gerakan separatis Katalonia juga meminta para pendukung Barcelona yang datang dalam laga melawan BATE membawa simbol-simbol Katalonia. Sejumlah juga relawan membagi-bagikan 3000 Estelada yang kemudian habis dengan cepat.

Barcelona sendiri mengajukan banding atas denda UEFA kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan kini sedang menunggu keputusan.

(vws)