Siang ini (15/12) Kemenpora melakukan pertemuan bersama perwakilan Sekretariat Negara dan Kementrian PUPR untuk membicarakan renovasi GBK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi saya dapat info dari Pak Sesmenpora (Alfitra Salamm) bahwa Kemenpora ditanya sama pihak PUPR, 'Berapa tempo hari yang disetujui oleh DPR, Rp500 miliar kan ya?'. Kementrian PUPR mempertimbangkan kalau bisa yang berbau pembangunan fisik itu langsung disupervisi oleh mereka."
"Nanti sisanya dari PUPR. Tapi Kementerian PUPR masih menunggu analisa dari Kemenpora terkait ini. Namun, dengan ini tugas kami (Kemenpora) lebih ringan tentunya," ucap Gatot.
Gatot menerangkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) nanti hanya akan direnovasi, tidak dirombak secara total.
"Berbeda dengan equestrian yang harus dirombak besar. Kalau stadion renang, ada kemungkinan hampir 90 persen dirombak. Kenapa disisain 10 persen? Supaya tidak melanggar cagar budaya. Kemudian Istora Senayan judulnya nanti adalah renovasi," ujar Gatot. (har)