"Analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) dari Satlak Prima yang terpenting adalah dari sisi ancamannya. Ancaman paling berat yang ada dalam olahraga Indonesia adalah konflik yang berkepanjangan," ucap Ketua Satlak Prima, Achmad Sutjipto, dalam acara workshop di Hotel Grand Tropic Suite, Jakarta, Sabtu (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, KONI dan KOI bersitegang karena logo lima ring. KONI dilarang menggunakan logo lima ring yang merupakan simbol Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan anggotanya, dalam hal ini KOI.
Sementara prestasi kompetitor Indonesia yang semakin gemilang dan pola naturalisasi yang masih banyak dianut banyak cabang olahraga, menjadi ancaman eksternalnya. Untuk itu, Sutjipto memiliki solusi tersendiri bagi olahraga Indonesia di masa mendatang.
"Saya berpendapat sudah saatnya para pelatih kita punya asosiasi profesional. Sekarang para pelatih masih dipegang PB (Pengurus Besar)," tegas Sutjipto.
"Oleh karena itu, Satlak Prima harus memiliki paradigma baru terhadap perkembangan olahraga Indonesia ke depan," katanya. (har)