Wali Kota Barcelona Anggap Fans Espanyol Melecehkan Shakira
Vetriciawizach | CNN Indonesia
Jumat, 15 Jan 2016 19:20 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali kota Barcelona, Ada Colau, menyerang penggemar Espanyol karena menampilkan spanduk yang melecehkan kekasih Gerard Pique, Shakira, dalam laga 16 Besar Piala Raja melawan Barcelona di Staidon Cornella El Pratta, Rabu (13/1).
Setelah Espanyol kalah 1-4 di laga pertama, Pique sempat mengejek Espanyol bahwa para pendukung mereka tidak akan bisa memenuhi stadion di laga leg kedua. Pendukung Espanyol membalas ucapan itu dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Shakira es de todos" (Shakira milik kita semua).
"Melihat spanduk itu merusak mata Anda," kata Colau kepada RAC1 pada Kamis (15/1). "Bagi saya itu mengerikan sekali. Ada kultur macho yang juga bisa menimbulkan kekerasan macho."
Pique bukan satu-satunya pemain Barcelona yang diserang pendukung Espanyol lewat spanduk. Lionel Messi juga menjadi incaran ketika penggemar Espanyol menunjukkan Spanduk bertuliskan "Pau, kakimu menjadi petunjuk bagi kami."
Tulisan itu merujuk pada Pau Lopez, kiper Espanyol yang terekam kamera menginjak kaki Messi di pertemuan pertama.
Insiden itu sempat membuat Messi berang dan ia bertikai dengan Lopez sebelum akhirnya dipisahkan Luis Suarez.
Nama yang disebutkan terakhir juga terkena masalah di leg pertama setelah ia memprovokasi para pemain Espanyol di lorong menuju ruang ganti pemain setelah pertandingan usai. Suarez merasa kesal karena menganggap ibunya diejek pemain Espanyol ketika laga berlangsung.
Suarez kemudian disanksi larangan bertanding di dua laga Piala Raja karena aksi provokasi itu.
(vws)
Setelah Espanyol kalah 1-4 di laga pertama, Pique sempat mengejek Espanyol bahwa para pendukung mereka tidak akan bisa memenuhi stadion di laga leg kedua. Pendukung Espanyol membalas ucapan itu dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Shakira es de todos" (Shakira milik kita semua).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tulisan itu merujuk pada Pau Lopez, kiper Espanyol yang terekam kamera menginjak kaki Messi di pertemuan pertama.
Nama yang disebutkan terakhir juga terkena masalah di leg pertama setelah ia memprovokasi para pemain Espanyol di lorong menuju ruang ganti pemain setelah pertandingan usai. Suarez merasa kesal karena menganggap ibunya diejek pemain Espanyol ketika laga berlangsung.
Suarez kemudian disanksi larangan bertanding di dua laga Piala Raja karena aksi provokasi itu.
(vws)