Penyerang Bayern Munich, Franck Ribery, menggugat salah satu penulis Perancis, Daniel Riolo. Itu lantaran tulisannya yang dianggap menghina Ribery dengan kata-kata ‘gengster’, ’sampah, dan ’si codet'.
Dalam bukunya itu, ia menulis tentang kasus Ribery dan kompatriotnya di timnas Perancis, Karim Benzema terkait kasusnya soal prostitusi di bawah umur. Dalam kasus itu pun, nama kedua pemain akhirnya dibersihkan atasu tuduhan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riolo menggunakan istilah ‘sampah’, ‘si codet’, dan ‘gengster’ . Namun, pengadilan menganggap bahwa ia sudah menuliskan istilah itu secara objektif.
Tuntutan Ribery terhadap Riolo pun dinilai sebagian pengamat Perancis sebagai sikap yang gegabah. Pemain berusia 32 tahun tersebut saat itu menuntut sang penulis buku itu sebesar 5.000 euro.
Pengacara Ribery pun mengajukan banding setelah tuntutan kliennya dikalahkan pengadilan Paris.
“Klien saya marah karena bahwa Majelis Hakim ke-17 menyatakan bahwa ini (tuntutan) merupakan penyalahgunaan prosedur dan menilai bahwa yang dilakukan tergugat adalah hak dasar yang harus dihormati,” ujar pengacara Ribery, Carlo Alberto.