Dalam beberapa bulan ke belakang, pengusaha asal Indonesia ini kerap dikabarkan akan menjual sahamnya untuk mendapatkan suntikan dana segar. Ia kemudian membantah hal itu melalui wawancaranya dengan Inter Channel.
"Media selalu menulis hal-hal berbeda. Saya telah berada di sini selama dua tahun, dan saya sedang mencoba merekonstruksi skuat. Massimo Moratti membantu dan memberikan saya nasihat," kata pria 45 tahun itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erick Thohir saat ini sedang berada di Italia dan pada Sabtu (16/4) menyaksikan kemenangan 2-0 kesebelasannya atas Napoli di Stadion Giuseppe Meazza.
"Sebagai presiden, saya ingin memastikan Inter Milan akan berkembang dan menjadi klub yang kuat seperti semula. Saya membutuhkan dukungan. Jika kami memiliki kesempatan untuk membawa mitra strategis yang bisa membuat Inter lebih kuat lagi, maka mengapa tidak?"
"Hal ini terjadi di seluruh dunia."
Erick Thohir sendiri adalah pemegang 70 persen saham Inter Milan, dengan sisa 30 persen saham Nerazzuri masih dipunyai presiden sebelumnya yaitu Massimo Moratti.
Ia mengakusisi 70 persen saham Inter Milan itu pada Mei 2013. (vws)