Dalam laga ini Indonesia menurunkan Maria Febe Kusumastuti, Hanna Ramadini, dan Gregoria Mariska di nomor tunggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanna yang tampil bagus di laga lawan Hong Kong didorong jadi tunggal kedua untuk menghadapi Busanan Ongbumrungpan. Dengan majunya Hanna ke posisi tunggal kedua, maka otomatis Gregoria akan menjalani debutnya di Piala Uber kali ini.
Hal inilah yang akan coba dimanfaatkan Indonesia untuk mencuri satu poin dari nomor tunggal.
Di nomor ganda, tim pelatih juga memilih untuk memajukan Della/Rosyita untuk menghadapi ganda terbaik Thailand, Sapsiree Taerattanachai/Puttita Supajirakul.
Dari dua pertemuan yang berlangsung, masing-masing ganda telah mengantongi satu kemenangan atas lawannya.
Dimajukannya Della/Rosyita membuat tim pelatih butuh ganda dengan ranking poin lebih rendah untuk selanjutnya. Atas dasar itulah pasangan Anggia/Tiara yang bukan pasangan asli dimainkan sebagai ganda kedua.
Meskipun pasangan dadakan, Manajer Indonesia tetap menargetkan nomor ganda putri bisa mengantongi dua kemenangan.
“Peluang menang dan jadi juara grup masih ada. Kami akan berusaha merebut dua poin dari nomor ganda dan mencuri satu poin dari nomor tunggal,” tutur Rexy menegaskan.
(kid)