Kepastian Masa Depan Giggs dalam Hitungan Hari

Martinus Adinata, CNN Indonesia | Minggu, 29/05/2016 22:15 WIB
Kepastian Masa Depan Giggs dalam Hitungan Hari Ryan Giggs dikabarkan tak senang jika harus turun jabatan dari perannya saat ini sebagai asisten pelatih. (Reuters / Carl Recine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kelanjutan hubungan Ryan Giggs dengan Manchester United yang telah berlangsung selama 29 tahun terakhir akan ditentukan saat mantan penggawa tim nasional Wales itu bertemu dengan manajer baru Setan Merah, Jose Mourinho, pekan depan.

Dikabarkan media-media Inggris, Giggs yang saat ini sedang menikmati liburan di Dubai, ingin bertemu Mourinho terlebih dahulu sebelum memberikan jawaban mengenai masa depannya di Old Trafford.

Giggs ingin mengetahui perannya di skuat Setan Merah musim depan. Ia diperkirakan akan segera meninggalkan ManUtd jika jawaban yang ia terima dari Mourinho tak memuaskan.


Sejauh ini, Giggs menjadi asisten manajer dua manajer terakhir ManUtd, David Moyes dan Louis van Gaal. Ia juga bertanggungjawab memimpin pertemuan tim untuk analisis selepas pertandingan.

Sedangkan, Mourinho yang telah resmi menjadi arsitek baru ManUtd, diperkirakan akan membawa serta tim kepelatihannya, yang telah mengikutinya sejak di Real Madrid dan Chelsea.

Manajer asal Portugal itu akan membawa dua asisten favoritnya, Rui Faria dan Silvino Louro, sehingga posisi Giggs saat ini berada dalam ancaman.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Giggs takkan senang jika ia terdemosi dari perannya saat ini terutama karena ia sebelumnya dijanjikan akan menjadi manajer baru The Red Devils setelah kontrak van Gaal berakir.

Opsi lain yang dimiliki Giggs, yakni menjadi kepala akademi Setan Merah juga tertutup lantaran posisi itu telah ditempati rekan dekatnya sendiri, Nicky Butt.

Tak pelak, pertemuan empat mata antara Mourinho dan Giggs akan menjadi penentu, apakah romantisme Giggs dan ManUtd selama lebih dari dua dekade belakangan ini akan terus berlanjut atau tidak.

(vws)