Lyanny kalah 29-27 10-21 11-21 dari Jauza Fadhila Sugiarto, anak dari mantan pebulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto, dalam pertarungan yang berlangsung satu jam dan empat belas menit. Putri dari Rionny Mainaky itu mengaku kelelahan karena sebelumnya sudah dua kali bertanding.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada siangnya, ia bermain di nomor ganda campuran bersama sang adik, Yehezkiel Fritz Mainaky. Namun langkahnya pun terhenti karena kalah dari pasangan Denmark, Kim Astrup/Line Kjaersfeldt, dengan skor 12-21 12-21.
"Kadang-kadang saja ada beban, tapi keluarga memberikan dukungan. Saya bangga bermain di bawah nama Mainaky. Tapi saya ya saya, mereka (Mainaky) ya mereka," kata anak sulung dari pelatih bulutangkis di Jepang itu.
Sementara itu ibunda Lyanny yang juga berperan sebagai pelatih, Frily Karundeng, mengatakan akan menempa anaknya tersebut agar dapat tampil lebih baik di masa mendatang.
"Stamina dia termasuk kuat, dia sudah top sebenarnya. Akan tetapi masalahnya ia menjalani banyak pertamdingan dalam satu hari ini."
"Pukulannya banyak yang ragu-ragu, sehingga mudah dimakan lawan. Saya sudah bilang agar memukul bola lebih 'nekad' lagi," ucap Firly. (vws)