Ali wafat pada usia 74 tahun di Phoenix, Arizona. Kepergiannya memberikan duka mendalam di kalangan petinju dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya masih sekolah ketika Ali membuat 'pertarungan kembali' yang luar biasa'," tulis sang presiden.
"Dia mengejutkan kembali dunia dengan memenangkan kembali gelarnya [yang dicabut akibat menolak wamil]," tulis Obama.
Di mata Obama, Ali adalah sosok yang memanfaatkan popularitasnya demi kebaikan. Salah satunya adalah ketika ia membantu bernegosiasi untuk membebaskan 14 tawanan Amerika dari Irak pada 1990 silam.
Ia juga ke Amerika Selatan untuk mendukung Nelson Mandela yang menjadi tahanan politik, dan menjadi utusan khusus PBB untuk perdamaian di Afghanistan.
Bahkan, sebelum ia dalam kondisi payah hingga maut menjemput, seperti dilansir Reuters, Ali terakhir kali tampil di hadapan publik pada acara 'Celebrity Fight Night' di Arizona, April 2016.
Ketika itu, Ali hadir demi kegiatan sosial untuk Muhammad Ali Parkinson Center.
(kid)