"Saya sangat menyesal atas insiden dengan Lorenzo, karena sebelumnya saya membalap dengan baik dalam batasan kecepatan," kata Iannone seusai balapan seperti dikutip dari Fox Sports.
"Saya membalap dengan baik dan mendorong dengan keras, tanpa melakukan kesalahan. Saya bahkan bisa menyusul Jorge. Soal insiden itu, saya hanya bisa mengatakan bahwa saya tak mampu melakukan apapun untuk menghindarinya: saya mengerem di titik yang sama pada putaran-putaran sebelumnya, namun ia sangat lambat pada momen itu, dan sayangnya saya menyentuhnya, dan kami berdua kecelakaan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang terihat bahwa saya terlalu cepat ketika coba untuk melewatinya, tapi bukan seperti itu kejadiannya," kata sang pebalap Italia.
Iannone memang pernah menabrak rekan setimnya sendiri, Andrea Dovizioso, di GP Argentina.
"Pada area pengereman di Tikungan ke-10, Anda meyentuh pebalap dengan nomor #99 yang berada di depan, sehingga menyebabkan Anda berdua tabrakan. Ini dianggap sebagai cara membalap yang tidak bertanggung jawab dan menyebabkan kecelakaan," demikian bunyi pernyataan pengelola balapan.
"Untuk motif-motif di atas, dan fakta bahwa ini adalah pelanggaran kedua Anda terhadap peraturan yang sama, Panel Pengelola MotoGP telah memutuskan untuk memberikan penalti start dari grid paling belakang di ajang Anda selanjutnya, ditambah dengan penalti dua poin dalam rekam poin Anda."
Hukuman untuk Iannone ini tidak direspons baik oleh Lorenzo. Juara dunia tahun lalu itu menganggap Iannone seharusnya menerima penalti tak boleh membalap. (vws)