Kala itu, angkat besi menjadi satu-satunya cabor yang menyumbang medali. Satu medali perak disumbang Triyatno di kelas 69 kg putra, dan satu medali perunggu disumbang Eko Yuli Irawan di kelas 62 kg putra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirdja menegaskan tak ada halangan untuk berlatih meskpun bulan Ramadan. Ibadah puasa di bulan suci ini, tukas Dirdja, tak mempengaruhi para anak asuhnya untuk selalu dalam kondisi yang prima.
Sejak memasuki bulan Ramadan, Dirdja selalu memonitor puasa para atletnya. Pemberian suplemen pun bertambah dari sebelumnya dua item menjadi empat sampai lima item.
"Baik atlet putra maupun putri harus diseimbangkan porsi latihan dan asupan nutrisinya," katanya.
Sebelum berangkat ke Rio de Janeiro, Brasil, atlet angkat besi Indonesia memang akan menjalani pemusatan latihan di Cape Town, Afrika Selatan, pada 8-28 Juli mendatang. Hal itu, kata dia, ditujukan untuk proses aklimatisasi. Setelah pemusatan pelatihan itu dilakukan mereka baru bertolak ke Brasil.
(kid)