Pemerintah Georgia sempat dikabarkan menyediakan bonus hingga 1,2 juta dolar AS atau setara Rp15,7 miliar bagi atlet peraih medali emas di Olimpiade 2016. Namun, kabar itu dibantah pemerintah Georgia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Michael Phelps contohnya. Dengan keberhasilannya meraih lima emas dan satu perak di Olimpiade 2016, atlet dengan torehan medali emas terbanyak sepanjang sejarah itu harus membayar pajak sekitar 55.000 dolar AS.
Menariknya, tidak semua bonus untuk atlet peraih emas Olimpiade berupa uang. Korea Selatan contohnya, yang akan membebaskan atlet peraih medali emas dari menjalani wajib militer.
Atlet Jerman peraih medali emas akan mendapatkan suplai bir seumur hidup, sementara atlet Belarusia peraih medali emas akan mendapat sosis seumur hidupnya. Bonus bir dan sosis seumur hidup bukan didapat dari pemerintah Jerman atau Belarusia, melainkan dari sponsor.
Belatmit yang merupakan produsen sosis sponsor kontingen Belarusia, menyatakan siap memberi atlet peraih medali emas suplai sosis seumur hidup.
"Kami belum tahu bagaimana mekanismenya, kami akan memberikan atlet produk kami. Kami akan berbicara dengan sang atlet terkait produk yang mereka sukai," ujar direktur Belatmit, Boris Tsiporin, kepada Reuters.
Tidak semua negara memberikan bonus. Britania Raya, Norwegia, Swedia, dan Kroasia adalah sejumlah negara yang tidak memberikan bonus kepada atlet. (har)