Hal itu merupakan hukuman atas laporan palsu yang dilakukan Lochte di Brasil. Perenang berusia 32 tahun tersebut terbukti berbohong saat mengaku telah dirampok bersama tiga perenang Amerika Serikat lainnya yaitu James Feigen, Gunnar Bentz, dan Jack Conger pada 14 Agustus lalu.
Dilansir dari The Guardian (9/9), Komite Olimpiade Amerika Serikat (USOC) mengumumkan hukuman tersebut pada Kamis (8/9). Lochte menerima sanksi tersebut dan dipastikan tak akan bisa tampil di Kejuaraan Dunia 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lochte yang meraih medali emas di nomor gaya bebas 4x200m dalam Olimpiade 2016, serta medali emas di nomor estafet 400m dan gaya bebas 4x200m dalam Olimpiade London 2012 pun harus rela kehilangan uang bonus tersebut.
Sementara itu Bentz, Conger, dan Feigen juga setuju dengan skors empat bulan yang berakhir pada 31 Desember mendatang. Mereka juga dilarang mendapat dana bulanan dan akses kunjungan ke Gedung Putih.
Bentz juga harus kerja sosial selama 10 jam karena melanggar aturan jam malam untuk atlet di bawah 21 tahun.
"Seperti yang kami katakan sebelumnya, perilaku para atlet ini tidak dapat diterima. Tidak adil memfitnah negara tuan rumah dan ini mencoreng prestasi Tim Amerika Serikat di Olimpiade."
"Setiap atlet mesti menerima tanggung jawab dari aksinya dan menerima sanksi yang sesuai," kata CEO USOC, Scott Blackmun.
(ptr/ptr)