Keduanya bahkan sempat terlibat saling sindir ketika melanjutkan karier di Serie A. Kala itu Mou menangani Internazionale Milan, sementara Ranieri menangani AS Roma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang, [hubungan buruk] itu sudah jadi prasejarah," kata Ranieri seperti dikutip dari Sky Sports.
Pertandingan yang dimaksud Ranieri itu merupakan laga amal UNICEF yang digelar di Stadion Old Trafford, Manchester, 5 Juni 2016.
Selain itu, kedua juru taktik itu pun sudah bertemu dalam laga MU versus Leicester di ajang Community Shield awal musim ini. Leicester sebagai juara Liga Inggris menghadapi MU yang merupakan juara Piala FA. Dalam laga itu MU menang 2-1.
"Itu [hubungan buruk] adalah masalah lama, saya baik-baik saja," ujar Ranieri.
Juru taktik asal Italia itu pun memuji Mourinho. Menurut Ranieri, Mourinho adalah seorang manajer besar yang fantastis. Lebih dari itu, Ranieri pun menantikan momen persahabatan dengan Mourinho usai laga di Old Trafford pada akhir pekan nanti.
"Mungkin dia akan menawarkan saya segelas red wine yang bagus. Saya suka red wine, dan jika dia menawarkannya saya akan pergi dan minum-minum bersamanya [setelah pertandingan]," kata Ranieri.