Semua itu tak lain karena pernyataan yang ia tulis terkait suporter garis keras dalam buku autobiografinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi kemarahan para suporter, Icardi pun mengeluarkan pernyataan yang meresponnya. Dikutip dari Calcio Mercato, Icardi membalas kecaman ultras lewat akun Instagram-nya.
“Jabatan kapten ini adalah realisasi dari impian saya, ini sebuah kebahagiaan yang murni bagi saya dan juga kelaurga saya. Saya mencari waktu mencetak gol pada [pertandingan hari] Minggu [melawan Cagliari] dan kalian yang pertama kali saya ingin peluk. Saya mencintai Inter,” kata Icardi.
Namun, persoalan dengan para tifosi itu mendapatkan perhatian tersendiri dari dewan direksi Inter. Sementara itu, dikutip dari Football-Italia, Wakil Presiden Internazionale Milan, Javier Zanetti, mengatakan mereka bisa saja mempertimbangkan untuk menarik ban kapten dari lengan Icardi.
“Suporter adalah elemen yang paling penting, mereka selalu menemani kami dan mereka semua seharusnya dihormati,” kata mantan kapten Inter tersebut.
Zanetti yang juga satu negara dengan Icardi, Argentina, mengatakan pernyataan sang penyerang atas para suporter itu adalah sebuah perilaku atau sikap yang tak bisa diterima pihak klub dari mereka yang bekerja untuk klub.
“Sikap harus sejalan dengan nilai-nilai sejarah Inter,” kata Zanetti.
Sementara itu Icardi bermain sebagai starter saat Inter menjamu Cagliari dalam lanjutan laga Seria A, Minggu (16/10). Dalam laga tersebut Icardi berperan sebagai ujung tombak. Ia diapit dua gelandang sayap, Antonio Candreva, dan Ivan Perisic.
Dalam laga tersebut, Mauro Icardi berpeluang mencetak gol setelah wasit memberinya hadiah penalti. Icardi berhak atas penalti tersebut setelah jerseynya ditarik Bruno Alves di kotak terlarang. Sayang, upaya eksekusi penaltinya gagal pada menit ke-26. Tembakan penalti Icardi terlalu melebar.
Sejauh ini, Inter dan Cagliari imbang dengan skor 1-0. Satu-satunya gol itu dicetak gelandang asal Portugal, Joao Mario pada menit ke-56. Sementara di kubu lawan bisa menyamakan kedudukan akibat aksi Federico Melchiorri pada menit ke-71.
(kid)