"VO2max para pemain Eropa 61,1, sedangkan pemain timnas Singapura 56,1. Harusnya Indonesia sama (dengan Singapura), serumpun. Kemarin di tes dengan coach (Alfred Riedl), hasilnya memang kurang lebih ada 14 orang yang bisa memenuhi standar itu," ucap Syarif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pesepakbola dikatakan Syarif memiliki VO2max yang bagus bila mencapai angka 60. "Bola kaki itu bukan lari, tapi dia dibutuhkan untuk berlari. Pemain di luar negeri tidak akan tanda tangan kontrak kalau VO2 max mereka tidak memenuhi syarat," ujar Syarif.
"Saat mereka mau jadi pemain sepak bola yang profesional, tentu harus diperiksa dengan baik kemampuan jantung, paru-paru, ginjal, darah, fungsi liver, hati, itu harus diperhatikan juga," ucap Syarif.
"Kalau baru ketahuan belakangan, susah juga. Kami juga harus ajarkan mereka bagaimana sport nutrition yang benar. Pemain usia muda memang perlu diberikan pengertian sport nutrition yang benar," sambungnya. (har)