"Kami sering bertarung di atas lapangan, tapi di luar itu kami berteman baik dan saya selalu mengaguminya," kata Kiatisuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama aktif bermain, Kiatisuk yang sempat membela klub elite Vietnam, Hoang Anh Gia Lai FC, pernah memberikan rekomendasi kepada manajemen klub untuk memboyong Kurniawan.
Setelah pensiun, kedua pemain ini memilih jalan berbeda. Zico, julukan Kiatisuk, melanjutkan karier sebagai pelatih. Sementara Kurniawan sempat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI periode 2016-2020.
Kiatisuk terus merajut kesuksesan bersama tim ‘Gajah Perang’ dengan berhasil mempersembahkan emas SEA Games 2013, Piala AFF 2014, dan Piala Raja 2016. Sedangkan Kurniawan kalah bersaing di Kongres Pemilihan Ketum PSSI.
Meski demikian, Kiatisuk mengaku punya kesamaan visi dengan kurus. "Kami sama-sama punya keinginan untuk memajukan sepak bola Asia Tenggara," ujarnya.
Kiatisuk bakal memimpin Thailand melawan Indonesia arahan Alfred Riedl pada laga pembuka Grup A di Stadion Philippine sports. Kendati berstatus tim unggulan, namun Kiatisuk tak mau meremehkan tim Merah Putih.
"Sepak bola Indonesia memang baru saja pulih dari sanksi FIFA. Tapi, mereka selalu punya kekuatan dan akan segera bangkit," ujar pelatih 43 tahun itu. (har)