"Tak masalah siapapun pebalap yang akan ditempatkan samping saya. Saya tetap akan melawan mereka. Saya ada di sini untuk membalap. Fokus saya adalah pada kejuaraan tahun depan dan juga musim yang lebih baik lagi," kata Hamilton, seperti dikutip dari The Guardian.
Satu hal yang diminta Hamilton kepada Mercedes adalah untuk mengambil pebalap yang akan bekerja keras bagi tim dan juga setidaknya punya konsistensi setara dengan Rosberg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda membutuhkan seseorang dengan nilai-nilai yang baik dan mewakili tim dengan cara-cara positif, punya etos kerja baik dan juga konsistensi, sehingga kami bisa menjuarai kategori konstruktor balapan."
"Saya hanya selalu meminta hak-hak yang setara. Selama kami diperlakukan adil, sosok yang ada di samping Anda tak akan jadi masalah."
Rosberg membuat keputusan mengejutkan mundur dari balapan Formula 1 (F1) hanya lima hari setelah ia memenangi gelar juara dunia F1 pertamanya. Pencapaian jadi juara dunia itu adalah puncak karier Rosberg setelah 25 tahun menjajal dunia balapan -- 10 musim di antaranya di ajang balap jet darat.
Rosberg merebut gelar juara dunia pertama dengan cara dramatis di seri terakhir, GP Abu Dhabi, dan menyelesaikan klasemen F1 2016 hanya berselisih lima poin dari Hamilton.
Menurut Hamilton, ia paham alasan Rosberg ingin pensiun dari ajang tersebut.
"Ini adalah pertama kalinya ia menang dalam 18 tahun (membalap bersama)," kata Hamilton.
"Ia memiliki keluarga yang ingin ia curahkan perhatian, dan F1 memang mengambil banyak sekali waktu Anda. Tentu saja akan aneh dan sedih tidak berada di sampingnya tahun depan." (vws)