Arsenal kalah 1-3 dari Chelsea dengan Alonso mencetak gol pertama tuan rumah pada menit ke-13. Wenger menganggap Alonso melakukan pelanggaran lebih dulu terhadap bek sayap The Gunners Hector Bellerin.
Alonso mencetak gol dengan tandukan memanfaatkan bola muntah sundulan dari Diego Costa yang membentur mistar. Proses gol berawal dari umpan silang Pedro Rodriguez dari sisi kanan ke kotak penalti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hector Bellerin terkapar di lapangan ketika Marcos Alonso merayakan gol. (Reuters / Hannah McKay) |
"Itu jelas sekali 100 persen pelanggaran. Itu bahkan permainan yang amat berbahaya," terang Wenger.
"Tapi itu tidak mengurangi performa dari Chelsea," tutur pelatih asal Perancis tersebut.
"Kami mengawali laga dengan baik, tapi tak mampu memanfaatkan peluang. Pada babak kedua, gol kedua Arsenal merupakan pembunuh bagi kami," jelas Wenger.
Arsenal kembali menambah gol pada menit ke-53 melalui aksi ciamik Eden Hazard. Ia mampu lolos dari adangan Francis Coquelin dan mengecoh dua pemain The Gunner lainnya, Laurent Koscielny dan Shkodra Mustafi di dalam kotak penalti, sebelum melesakkan bola ke gawang Petr Cech.
"Kami bermain sangat naif dan tidak jeli dalam bertahan. Kemudian, Chelsea bisa mendapatkan peluang bagus," ungkap pelatih 66 tahun tersebut.
"Kami banyak mengambil risiko dan mereka (Chelsea) bermain dengan organisasi yang rapi, serta bagus dalam serangan balik dan lebih bertenaga."
Lihat juga:LIVE: Chelsea vs Arsenal |
"Kami banyak kehilangan bola. Kami terlihat kurang matang dan berpengalaman menghadapi situasi genting. Secara individu, beberapa pemain kami tidak dalam performa terbaik," kata Wenger. (har)
Hector Bellerin terkapar di lapangan ketika Marcos Alonso merayakan gol. (