GOR yang diberi nama Sony Dwi Kuncoro Badminton Center tersebut beralamat di Jalan Medokan Asri Tengah, Surabaya.
"Itu kan buat hari tua saya, jadi saya ada simpanan. Yang kedua pasti untuk memfasilitasi orang-orang hobi bulutangkis untuk menyewa tempat bermain di sana. Yang ketiga pasti untuk pembinaan," kata Sonny kepada para wartawan di DBL Arena, Surabaya, menjelaskan tujuannya membangun GOR.
Pria kelahiran Surabaya tersebut mengaku sudah membeli tanah pada 2010 lalu untuk membangun GOR yang dicita-citakannya tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saya bersyukur. Untuk ke depannya, masih belum tahu pasti tempat itu akan jadi apa, yang penting saya sewakan dulu," sambung atlet berusia 32 tahun tersebut.
Lihat juga:Pebulutangkis Rusia Keranjingan Sop Iga |
Lebih lanjut, Sony mengaku tidak mempermasalahkan minim waktu persiapan untuk turnamen yang digelar di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris, tersebut. Di putaran pertama All England, Sony berhadapan dengan pebulutangkis Korea Selatan, Son Wan-ho.
"Tidak apa-apa, saya kan setiap hari berlatih. Manajernya deg-degan, saya juga, ya melatih mental lah," ujarnya bercanda. (vws/kid)